Indonesia

PRRS

PRRS merupakan singkatan dari Porcine Reproductive and Respiratory Syndrome atau Sindrom Reproduksi dan Pernafasan pada Babi. Hal ini disebabkan oleh virus dimana dapat menyebabkan kerusakan pada sistem imunitas dan membuat babi menjadi lebih rentan terhadap penyakit lainnya. Gejala yang sering kali ditemukan adalah batuk pada babi finisher.

Gejala Klinis

  • Penurunan nafsu makan
  • Kelemahan
  • Demam
  • Telinga keunguan/kebiruan
  • Peningkatan mortalitas
  • Masalah pada reproduksi
  • Kematian anakan pada saat kelahiran
  • Mumifikasi
  • Infertilitas
  • Abortus

4 PILAR PENGENDALIAN PRRS

1. Diagnosa

  • Memastikan diagnosa apabila ditemukan adanya gejala PRRS pada kawanan babi
  • Sampel yang diambil adalah darah, saliva atay jaringan tubuh yang segar

2. Manajemen Kawanan

  • Pengendalian PRRS bergantung pada  pencapaian tingkat imunitas yang stabil pada kawanan pembiakan
  • Kestabilan imunitas sering kali dilakukan di sekitar manajemen calon indukan
  • Pastikan calon indukan divaksinasi dan diaklimatisasi dengan benar

3. Vaksinasi

  • Vaksinasi menggunakan vaksin PRRS dapat mengendalikan gejala klinis dan menurunkan gejala klinis dan penyebaran virus PRRS

4. Biosekuritas

Biosekuritas adalah kunci penting dalam pencegahan:

  • PRRS masuk ke dalam kawanan yang bersih dari PRRS
  • Strain baru masuk ke dalam kawanan yang positif PRRS
  • PRRS menyebar di antara kawanan

Informasi Kontak

Talavera Suite, 19th Floor Unit 05-06
Jl. Letjen TB. Simatupang Kav. 22-26
Cilandak, Jakarta Selatan 12430
Indonesia
Jakarta Selatan 12430 .
Zoetis.Indonesia@zoetis.com
Phone : +622130052400 Fax: +6565125096