Indonesia

FERTILITAS

SAATNYA UNTUK MENGAMBIL KEMBALI KENDALI TERHADAP FERTILITAS KELOMPOK HEWAN TERNAK ANDA

Penurunan fertilitas pada sapi perah terjadi beberapa tahun ini berdasar pengamatan adanya penurunan jumlah sapi yang birahi, bunting dan menjaga kesehatan pada sapi yang bunting.

Investasi pada fertilitas kawanan ternak anda memiliki banyak keuntungan:

  • Peningkatan tingkat kebuntingan.
  • Peningkatan produktivitas.
  • Memiliki waktu bebas yang lebih banyak untuk konsentrasi terhadap tugas lainnya.

Untuk mengamankan masa depan peternakan anda, memperbaiki margin keuntungan merupakan prioritas utama.

Mengendalikan siklus estrus sapi dapat memberikan keuntungan:

  • Deteksi estrus ditargetkan atau dieliminasi.
  • Penangan hewan dalam batch memudahkan inseminasi buatan, pengetesan kehamilan dan pengamatan seputar kelahiran.
  • Akses ke pejantan (termasuk semen yang telah disexing) dengan sifat indukan yang cocok untuk memproduksi indukan sapi perah pengganti yang dapat memperbaiki genetik.
  • Peningkatan produksi susu dengan meningkatkan hari-hari produktif pada masa awal laktasi 

Faktor-faktor yang mempengaruhi fertilitas optimal

1. Menjaga kesahatan kelompok hewan ternak

• Pengendalian parasit sebaiknya direncanakan sebelumnya untuk memastikan tidak ada infestasi cacing lambung, cacing paru atau cacing pipih.

• Pengendalian dari penyakit infeksius seperti BVDv, IBR dan Leptospira hardjo sangat kritikal untuk memastikan hasil inseminasi buatan yan bagus..

2. Fasilitas penanganan yang sesuai

• Fasilitas penanganan sangat esensial sejalan dengan sapi membutuhkan untuk dikumpulkan sesekali selam program dan untuk inseminasi buatan. Idealnya tempat tersebut  harus ditutup dimana sinkronisasi  pada batch sapi indukan ataupun jantan saat hujan lebat tidak ideal.

3. Penanganan keseimbangan energi pada sapi transisi

Body Condition Scoring (BCS) merupakan alat yang penting untuk peternak sapi perah untuk membantu mereka mengoptimalkan kesehatan, kesejahteraan dan fertilitas, dan meminimalisasi kasus kesulitan dalam melahirkan serta menurunkan biaya produksi.

• Target BCS untuk sapi perah pada masa drying off 2.75-3; pada masa calving 3.0-3.25 dan pada masa breeding minimal 2.75 minimum. Sapi dengan BCS lebih rendah pada masa breeding mengalami penurunan fertilitas. Penurunan BCS antara masa calving  dan breeding harus dijaga kurang dari 0.5 units¹.

4. Trace elements

• Pemberian trace element seperti copper, selenium dan iodine, jika dibutuhkan sebainya diberikan sebelum breeding.

5. Mengelola indukan pengganti

• Kematangan seksual pada sapi dara berhubungan dengan bobot badan dibandingkan terhadap umur sapi. Untuk mencapai kelahiran awal pada umur 24 bulan, manajemen praktis sebaiknya memastikan sapi dara memiliki bobot yang sesuai (55-60% dari bobot mature) dan breeding  dimulai pada umur 3.5 bulan. Sapi dara membutuhkan perkembangan pada rata-rata bobot hidup 0.85 kg/hari dari kelahiran hingga mencapai bobot untuk kawin².

 

Tren Utama pada fertilitas sapi perah yang memiliki dampak terbesar pada keseluruhan PERFORMA:

  1. Sedikit sapi terlihat estrus ketika saatnya (45-60 DIM).
    Solusi: maksimalkan tingkat penerimaaan.
  2. Sedikit sapi terdeteksi setelah kehamilan
    Solusi: memperbaiki tingkat kebuntingan.

Sejalan dengan tantangan yang berasosiasi dengan penurunan fertilitas menjadi terlihat, maka dibutuhkan aksi yang tepat dan efektif untuk mengatasi masalah. Portfolio produk fertilitas dari Zoetis menawarkan kombinasi beberapa produk untuk menyediakan kontrol dari siklus estrus sapi, pengobatan rezim untuk penyakit ovarium dan rahim serta protokol breeding fleksibel untuk kedua sapi dan sapi dara bersiklus maupun non-siklus.

References
1. Finbar J. Mulligan (2012) A herd health approach to dairy cow nutrition and production diseases of the transition cows and early lactation dairy cow. Keynote Lecture, XXVII World Buiatrics Congress, Lisbon
2. dairy.ahdb.org.uk 

Informasi Kontak

Talavera Suite, 19th Floor Unit 05-06
Jl. Letjen TB. Simatupang Kav. 22-26
Cilandak, Jakarta Selatan 12430
Indonesia
Jakarta Selatan 12430 .
Zoetis.Indonesia@zoetis.com
Phone : +622130052400 Fax: +6565125096