Indonesia

Avian Encephalomyelitis (AE)

Avian Encephalomyelitis (AE) adalah penyakit viral yang disebabkan oleh enterovirus yang termasuk dalam kelompok picornavirus, dan ditandai dengan gejala syaraf. Infeksi dapat terjadi melalui transmisi vertikal dan horizontal. Jika induk terinfeksi pada masa produksi, virus bertansmisi secara vertical ke progeni dan terjadi wabah. Ayam muda juga bisa terinfeksi dari peternakan. Embrio bisa mengalami kematian pada beberapa hari sebelum menetas. Ayam yang terinfeksi setelah menetas, masa inkubasi setidaknya 11 hari. AE virus sangat tahan di kondisi lingkungan dalam jangka waktu yang lama.

Expand All
    • Penurunan produksi dan daya tetas di breeder.
    • Kepala dan leher tremor dan angka kematian meningkat pada ayam muda
    • Ataxia (inkoordinasi dan gangguan keseimbangan) dan kelumpuhan
    • Angka kematian meningkat
  • Diagnosa berdasar pada pemeriksaan histologi otak, proventrikulus dan pankreas. Diagnosa terbaik dikonfirmasi dari isolasi dan identifikasi virus. Jaringan yang diambil untuk isolasi virus adalah otak dan duodenum termasuk pankreas. Pada ayam dewasa, uji serologis membantu penegakan diagnosa.

  • Tidak ada pengobatan efektif untuk Avian Encephalomyelitis

  • Vaksinasi pada pullet breeder dan pullet layer dengan vaksin AE aktif seperti AE Poxine beberapa minggu sebelum masa produksi telur adalah cara paling efektif untuk mencegah AE. Vaksinasi mencegah penularan secara vertikal dengan memberikan antibodi maternal yang cukup ke DOC karena hanya terdapat satu serotipe AEV.

Informasi Kontak

Talavera Suite, 19th Floor Unit 05-06
Jl. Letjen TB. Simatupang Kav. 22-26
Cilandak, Jakarta Selatan 12430
Indonesia
Jakarta Selatan 12430 .
Zoetis.Indonesia@zoetis.com
Phone : +622130052400 Fax: +6565125096