Indonesia

AVIAN REOVIRUS

Respiratory Enteric Orphan (REO) Virus pertama kali ditemukan tahun 1957. Sekelompok besar virus yang diketahui menyebabkan Tenosynovitis dan Malabsorpsi Syndrome.

Reovirus tersebar di seluruh dunia. Virus ini normal ditemukan pada saluran pencernaan dan pernafasan ayam. Kejadian penyakit karena infeksi reovirus tergantung umur, jenis virus dan rute masuknya virus. Transmisinya bisa melalui telur, air dan pakan yang terkontaminasi maupun kontak langsung.

Virus ini adalah virus RNA yang tidak beramplop. Ia sangat tahan di pH 3, suhu panas dan formalin 3% namun dapat diinaktifkan dengan hydrogen peroksida 5%.

Expand All
    • Secara umum, reovirus paling mungkin menginfeksi unggas berusia 3-8 minggu. Tenosynovitis, juga dikenal sebagai Viral Arthritis, menyerang tendon dan kaki burung. Malabsorpsi Syndrome, atau Pale Bird Syndrome, menyebabkan sejumlah masalah, meskipun tingkat kematian cenderung relatif rendah.
    • Gejala Sindrom Malabsorpsi meliputi pertumbuhan kerdil, ketidakstabilan, konversi pakan yang buruk, penampilan yang umumnya sakit, diare berwarna oranye dan hilangnya warna pada kaki dan paruh, serta berbagai masalah bulu.
    • Pada nekropsi ditemukan Femoral head necrosis, brittle bone disease, acute mortality
    • Immunosuppresi
  • Tidak ada pengobatan yang efektif untuk penyakit ini.

  • Vaksinasi dianggap secara umum efektif terhadap infeksi reovirus.

    • VA Chick Vac
    • Tri-Reo
    • Provac 4

Informasi Kontak

Talavera Suite, 19th Floor Unit 05-06
Jl. Letjen TB. Simatupang Kav. 22-26
Cilandak, Jakarta Selatan 12430
Indonesia
Jakarta Selatan 12430 .
Zoetis.Indonesia@zoetis.com
Phone : +622130052400 Fax: +6565125096