Indonesia

Colibacillosis (E. coli) pada Unggas

Expand All
  • Penyebab penyakit ini adalah Escherichia coli. Problem yang ditimbulkan dapat berupa infeksi akut berat dengan kematian yang tiba-tiba dan angka kematian yang tinggi hingga infeksi ringan dengan angka kesakitan dan kematian yang rendah. Infeksi dapat terjadi pada saluran pernapasan, septicemia atau enteritis karena infeksi pada gastrointestinal. Penyakit ini dapat berdiri sendiri sebagaai infeksi primer atau mengikuti infeksi lain sebagai infeksi sekunder misalnya lanjutan dari infeksi Mycoplasma gallisepticum, ND, IBD, parasit, jamur, dan lain-lain. Semua umur dapat terkena penyakit ini, namun yang paling banyak terjadi pada ayam usia muda. Meskipun E.coli dalam jumlah besar terdapat di kandang, namun infeksi dapat terjadi di penetasan melalui telur terinfeksi maupun terkontaminasi.

  • Berikut ini gejala yang timbul karena penyakit ini adalah:

    •             Nafsu makan menurun

    •             Ayam lesu dan tidak bergairah

    •             Bulu kasar, sesak nafas

    •             Kotoran banyak menempel di anus

    •             Diare

    •             Batuk

  • Gejala klinis dikombinasi dengan isolasi kultur murni E.coli dari darah, jantung, hati mengindikasikan kolibasilosis primer atau sekunder.

  • Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga sanitasi kandang seperti menjaga ventilasi udara, litter yang terjaga kebersihannya, secara teratur melakukan desinfeksi terhadap peralatan dan fasilitas lainnya. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah menjaga kualitas pakan dan air minum, kepadatan kandang harus diperhatikan, penanganan mesin penetas telur dan mejauhkan ayam dari stress yang dapat menurunkan daya tahan tubuh.
    Vaksinasi juga dapat diberikan untuk menggertak kekebalan terhadap E.coli. Vaksin aktif direkomendasikan untuk diberikan setidaknya 2 kali sebelum masa produksi untuk mencegah kejadian kolibasilosis pada masa produksi

  • Pengobatan colibasillosis dapat dilakukan dengan obat-obat sulfa, neomisin, streptomisin, dan tetrasiklin. Meskipun demikian biasanya pengobatan ini cenderung susah dan tidak menentu.

  • Poulvac E. coli (vaksin aktif)

    Neomix

    Lincospectin 100 Soluble Powder

    Excenel Sterile Powder

    Enrocin

Informasi Kontak

Talavera Suite, 19th Floor Unit 05-06
Jl. Letjen TB. Simatupang Kav. 22-26
Cilandak, Jakarta Selatan 12430
Indonesia
Jakarta Selatan 12430 .
Zoetis.Indonesia@zoetis.com
Phone : +622130052400 Fax: +6565125096