Indonesia

Anjing dan Kucing Perlu Medical Check Up

Sama seperti manusia anjing dan kucing juga perlu medical check up rutin setiap  1 tahun atau 6 bulan sekali ke dokter (dokter hewan tentunya). Walaupun hewan tampak sehat terkadang mereka menyembunyikan masalah kesehatan yang baru akan ketahuan setelah diperiksa khusus oleh dokter hewan, jadi preventive care istilahnya - mengetahui sejak dini bila memang ada gangguan kesehatan, sehingga bisa mencegah keparahan penyakit, menghemat biaya, dan bisa lebih paham tentang kondisi hewan peliharaan anda. 

 

Berikut adalah 5 alasan kenapa anjing dan kucing harus rutin diperiksa ke dokter hewan :

1. Anjing dan kucing pandai menyembunyikan rasa sakit

Secara alami hewan memang sejatinya akan menyembunyikan kelemahannya, termasuk jika sedang sakit agar tidak gampang diserang oleh hewan lainnya.

2. Dokter hewan memiliki keahlian dan peralatan khusus untuk mengetahui adanya perubahan atau kelainan yang tidak kentara pada tubuh hewan - yang umumnya tidak akan ketahuan oleh orang awam, seperti adanya perubahan nafas, denyut jantung, kenaikan suhu tubuh bahkan kadang luka atau bengkak kecil yang tersembunyi. Perubahan atau kelainan tersebut bisa jadi indikasi adanya penyakit serius yang bila terlambat diketahui bisa berakibat fatal.

Berikut adalah bagian tubuh yang umumnya di periksa oleh dokter hewan :

  • Mata - dari pemeriksaan mata bisa diketahui ada tidaknya penyakit pada mata seperti glaukoma, katarak dll dan terkadang kelainan di mata merupakan tanda adanya penyakit lain, misal hewan yang belekan bisa jadi tanda dia kecacingan.
  • Telinga - Dokter hewan akan memeriksa kotoran telinga apakah terdapat kutu telinga/ear mites atau tidak. Ear mites berukuran sangat kecil jadi harus dilihat dengan mikroskop.
  • Mulut - Dokter hewan bisa mendeteksi adanya masalah di rongga mulut dari karang gigi, peradangan gusi atau sariawan, hingga tumor, selain itu dari baunya juga bisa jadi indikasi adanya penyakit organ, misal ginjal.
  • Leher - biasanya dokter akan meraba bagian leher untuk merasakan ada tidaknya pembengkakan kelenjar di area tersebut.
  • Dada - dengan menggunakan stetoskop dokter bisa mengetahui denyut jantung dan suara nafas.
  • Perut - dengan meraba area perut dokter hewan bisa mendeteksi kebuntingan pada anjing dan kucing betina, selain itu bila ada gangguan di kantong kencing biasanya juga akan ketahuan saat dilakukan pemeriksaan perut.
  • Kondisi umum - dari berat badan, suhu tubuh, keadaan kulit dan bulu, cara berjalan, Dokter hewan akan menentukan kondisi kesehatan hewan secara umum.

3. Pemeriksaan kesehatan secara rutin bisa mendeteksi penyakit sejak dini.

Semakin sering hewan di bawa ke dokter saat sehat maka sang dokter akan semakin jeli melihat apabila ada perubahan pada hewan saat sakit. Deteksi dini penyakit lewat pemeriksaan laboratorium (darah, urine, dan feses) juga penting agar bisa segera diobati sebelum menjadi parah, misalnya pada penyakit-penyakit seperti di bawah ini :

  • Diabetes. Pemeriksaan darah rutin bisa mendeteksi penyakit ini sejak masih dalam fase pre-diabetic.
  • Anemia. Kondisi anemia atau kurang darah akan lebih baik bila diketahui lebih awal saat belum terlalu parah, sebab bila terlambat akan semakin sulit ditangani dan bisa jadi harus dilakukan transfusi darah.
  • Hipertiroidisme. Peningkatan hormon tiroid bisa merusak jantung, ginjal dan mata, juga bisa menyebabkan hipertensi. Dengan cek darah bisa diketahui ada tidaknya peningkatan hormon tiroid.
  • Cacing jantung. Parasit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk ini pada anjing tingkat kesembuhannya akan baik bila terdeteksi sejak dini. Sayangnya di kucing belum ada pengobatan yang aman dan efektif untuk penyakit ini. Oleh karena itu penting untuk menjaga hewan kesayangan anda dengan memberikan obat pencegahan cacing jantung secara rutin.

4. Saat pemeriksaan rutin, pemilik hewan bisa bertanya lebih banyak dan lama ke dokter hewan sehingga bisa mendapatkan pengetahuan dan pemahaman lebih luas tentang kondisi hewannya.

Informasi Kontak

Talavera Suite, 19th Floor Unit 05-06
Jl. Letjen TB. Simatupang Kav. 22-26
Cilandak, Jakarta Selatan 12430
Indonesia
Jakarta Selatan 12430 .
Zoetis.Indonesia@zoetis.com
Phone : +622130052400 Fax: +6565125096