Indonesia

Kenapa Anak Anjing Perlu Divaksin?

anak anjing

Salah satu tahap penting yang sangat perlu diperhatikan untuk melindungi anak anjing kesayangan kita dari berbagai penyakit adalah dengan vaksinasi. Kok bisa dengan vaksin jadi kebal penyakit? Yuk kita pahami terlebih dahulu definisinya. Vaksin merupakan antigen (mikroorganisme) inaktif yang bila diberikan kepada individu sehat akan menimbulkan antibodi spesifik, sehingga bila kemudian terpapar, tubuh sudah memiliki kekebalan terhadap penyakit tersebut. Jadi sederhananya, vaksinasi dapat dikatakan sebagai proses pemasukan bibit penyakit yang telah dilemahkan agar tubuh bisa mengenali dan siap melawan bila di kemudian hari terkena penyakit tersebut.

Kapan Anak Anjing Harus Divaksin?

Vaksinasi pada anjing harus dimulai saat usia enam minggu, mengapa demikian? karena pada usia enam minggu, kekebalan tubuh yang didapat dari induk mulai menurun. Sebetulnya anak anjing sudah memiliki antibodi/kekebalan tubuh yang didapat dari induk saat dilahirkan, namun semakin bertambahnya usia antibodi ini akan semakin menurun jumlahnya, jadi perlu diberikan bantuan agar kekebalan tubuhnya tetap optimal.

Anak anjing setidaknya perlu dua kali suntikan vaksin agar dapat memicu sistem kekebalan tubuh membentuk antibodi yang optimal sehingga bisa memberikan perlindungan. Umumnya jarak waktu dari vaksin pertama ke vaksin kedua adalah satu bulan, setelah itu vaksin wajib diulang setiap tahunnya.

Jenis-jenis Vaksin untuk Anjing

Vaksin yang dapat diberikan untuk penyakit-penyakit utama pada anak anjing adalah Distemper, Parvovirus, Hepatitis dan Rabies - vaksin terhadap penyakit-penyakit ini disebut core vaksin. Selain itu ada beberapa penyakit yang masuk kategori non-core vaksin, yaitu Leptospira, Parainfluenza dan Bordetella. Protokol vaksinasi bisa berbeda di tiap-tiap daerah atau negara tergantung penyebaran penyakit di wilayah tersebut.

Persiapan Vaksin

Sebelum divaksin ada beberapa hal yang wajib diperhatikan oleh pemilik hewan;

  • pastikan hewan dalam kondisi sehat
  • sudah diberi obat cacing dan anti kutu
  • untuk hewan yang baru diadopsi, tunggu sampai lebih dari seminggu dipelihara baru bisa divaksin
  • cukup umur (minimal enam minggu)

Ketika anak anjing dibawa ke klinik, dokter hewan akan memeriksa secara detail kondisi umum anak anjing anda, mulai dari berat badan, suhu tubuh, kondisi kulit dan bulu, mata, telinga, hidung, rongga mulut, hingga pernafasan dan denyut jantung juga diperiksa menggunakan stetoskop. Bila tidak ditemukan adanya kelainan atau tanda-tanda penyakit maka dokter akan menyuntikan vaksin. Terkadang anak anjing, terutama anjing ras kecil seperti mini pom, chihuahua dan poodle akan merasa sedikit kesakitan dan menjerit saat jarum disuntikan di bawah kulitnya, tapi jangan khawatir dengan mengusap atau menggaruk area bekas suntikan rasa sakit akan segera hilang.

Biasanya setelah divaksin, dokter akan melarang pemilik untuk membawa anjingnya jalan keluar untuk olahraga/exercise atau dibawa ke salon hewan untuk grooming selama beberapa hari, sebab tubuh perlu waktu dan proses agar bisa menghasilkan antibodi yang optimal dari vaksin. Selain itu pasca vaksinasi terkadang hewan akan mengalami gejala demam, lesu, dan tidak nafsu makan. Hal ini normal karena artinya tubuh sedang bekerja untuk menghasilkan kekebalan/antibodi, namun bila gejala demam dan lesu berlangsung lebih dari 24 jam maka sebaiknya anak anjing segera dibawa ke dokter. Setelah vaksin pertama, dokter akan menjadwalkan tanggal vaksin kedua dan ketiga di buku vaksin, nah buku ini harus disimpan baik-baik, karena selain untuk bukti telah divaksin buku ini juga berfungsi sebagai paspor kesehatan/health passport yang diperlukan sebagai syarat apabila hewan akan dibawa ke luar kota atau luar negeri. Selanjutnya anjing wajib divaksin rutin setahun sekali agar kekebalan tubuhnya tetap optimal.

Jadwal Vaksinasi Anak Anjing

6 minggu           Vangard plus 5L

2,5 bln               Vangard plus 5/L

3,5 bln               Vangard plus 5/CV-L & Defensor

4,5 bln               Bronchicine

“Vaksinasi bukan semata-mata hanya melindungi individu yang divaksin tapi juga berperan dalam meminimalisir penyebaran penyakit dengan tujuan jangka panjang bisa memusnahkan penyakit, artinya vaksin juga meningkatkan kesehatan kelompok atau herd health.”

Informasi Kontak

Talavera Suite, 19th Floor Unit 05-06
Jl. Letjen TB. Simatupang Kav. 22-26
Cilandak, Jakarta Selatan 12430
Indonesia
Jakarta Selatan 12430 .
Zoetis.Indonesia@zoetis.com
Phone : +622130052400 Fax: +6565125096